cerita ini berawal ketika telat mengembalikkan buku ke perpustakaan untuk digunakan mengerjakan tugas information retrieval.
Di perpustakaan IT Telkom tiga orang mahasiswa terlihat tegang dihadapan petugas perpustakaan. Entah apa yang membuat tegang, dari raut muka ketiga mahasiswa ekstensi IT Telkom tersebut ada perasaan cemas ketika mengembalikan buku information retrieval milik perpustakaan yang digunakan untuk mengerjakan tugas besar information retrieval matakuliah cs2343.
Ternyata yang membuat cemas adalah mahasiswa IT Telkom tersebut adalah terlambat mengembalikan buku information retrieval milik perpustakan. Total denda yang harus dibayar seratus ribu rupiah. Tak pelak itu membuat kaget dan membuat pusing seketika mendengar jumlah yang harus dibayar.
Ketiga mahasiswa IT Telkom tersebut berunding dan berencana berpatungan untuk membayar denda. Setelah mengecek kantung masing-masing, sewajarnya mahasiswa mereka tidak punya cukup uang untuk membayar denda buku tugas besar information retrieval yang terlambat dikembalikan.
Akhirnya diputuskan oleh perpustakaan IT Telkom, sebagai ganti denda ketiga mahasiswa diharuskan membersihkan perpustakaan. Penyerahan secara simbolis alat-alat kebersihan perpustakaan dilakukan antara petugas CS bapak Yusza dan mahasiswa dilakukan oleh saudara noven.
Dengan lugas dan tegas bapak yusza memimpin jalannya acara bersih-bersih. Mahasiswa habibi kebagian membersihkan rak Koran, indra wijaya membersihkan kaca dan noven adi menyapu lantai perpustakaan IT Telkom. Dengan wajah sedikit terpaksa mereka tetap melaksanakannya.
Dengan pikiran masing-masing mereka mengerjakan tugas mereka tanpa mengobrol satu sama lain. Mungkin mereka menyesali karena terlambat mengembalikan buku information retrieval ke perpustakaan IT Telkom. Walaupun demikian mau tidak mau mereka harus mengerjakannya sampai tuntas.
Selesai dengan satu bagian dari perpustakaan IT Telkom, bapak yusza memerintahkan untuk membersihkan bagian lain dari perpustakaan it Telkom. Bapak yusza menunjukkan bagian mana saja yang harus dibersihkan oleh masing-masing mahasiswa tersebut.
Setelah selesai bersih-bersih perpustakaan it Telkom. Tugas berikutnya adalah menata buku-buku koleksi perpustakaan IT Telkom. Bapak yusza dengan setia mengawal setiap aktivitas yang dilakukan oleh ketiga mahasiswa tersebut untuk memastikan tidak ada kesalahan.
Akhirnya, setelah melalui perjuangan yang panjang ketiga mahasiswa berhasil menyelesaikan tugas sebagai kompensasi pengganti membayar denda buku. Hal itu ditandai dengan berjabat tangan antara petugas perpustakaan IT Telkom dengan mahasiswa diwakili oleh habibi.
Dengan perasaan lega ketiga mahasiswa IT Telkom keluar dari ruangan perpustakaan IT Telkom. Menjadi kenangan tidak terlupakan bagi ketiga mahasiswa yaitu habibi, indra dan noven selama berkuliah di IT Telkom harus mengerjakan tugas bersih-bersih gara gara telat mengembalikkan buku yang dipakai untuk mengerjakan tugas besar mata kuliah information retrieval.










